JurnalSHTerateJakarta.or.id, Sumedang - Kejuaraan Pencak Silat Satria Bumi Pamungkas Open 4 yang
diadakan di GOR Tadjimalela, Sumedang, pada tanggal 30 Agustus hingga 1
September 2024, menyisakan kesan yang mendalam bagi seluruh peserta dan
penonton. Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jakarta Barat mencatatkan
prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Umum, mengukuhkan dominasi mereka
di ajang pencak silat bergengsi ini.
Dalam kejuaraan yang diikuti oleh sekitar 2000 peserta dari
berbagai tingkat pendidikan, mulai dari PAUD hingga dewasa, kontingen Jakarta
Barat menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Dengan membawa 50 atlet
terbaik di kategori Prestasi , mereka berhasil menyabet 30 medali emas, 12
perak, dan 7 perunggu, serta meraih beberapa penghargaan bergengsi, antara
lain:
- Tropy
Juara Umum 1
- Piala
Bergilir Tingkat Nasional
- Kontingen
Terbaik 2
- Tropy
Grand Champion
- Tropy
Pesilat Terbaik Putra pra remaja SMP
Keberhasilan ini tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras
para pelatih yang mendampingi tim. Mas Aris Setyawan, sebagai pelatih kepala,
telah memimpin dengan komitmen dan kerja keras yang luar biasa. Pelatih seni,
Mas Abdul rohman dan Mas Putra Tanggoda, telah memberikan bimbingan teknik dan
seni bela diri yang sangat berharga. Sementara itu, pelatih tanding putra, Mas
Nico Sandya Pramoda dan Mas Darminto, telah berperan penting dalam
mempersiapkan atlet untuk tampil maksimal dalam kompetisi. Sinergi dan usaha
tak kenal lelah dari seluruh pelatih ini merupakan salah satu faktor utama
dalam pencapaian luar biasa ini.
Dalam kejuaraan ini, tim Jakarta Barat tidak berjuang
sendirian. Mereka bergabung dengan tim Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang
Jakarta Utara yang juga menunjukkan performa mengesankan. Dari 13 atlet yang
dikirimkan, Jakarta Utara berhasil meraih 9 medali emas dan 4 perak. Salah satu
prestasi yang paling membanggakan adalah keberhasilan seorang atlet SMP dari
Jakarta Utara yang meraih gelar Pesilat Terbaik Putra Tingkat SMP, sebuah
pencapaian luar biasa yang memperkuat dominasi tim gabungan dari wilayah Jakarta.
Dengan kontribusi 25 medali emas dari Jakarta Barat dan 9
medali emas dari Jakarta Utara, total perolehan medali emas yang diraih oleh
kontingen gabungan ini mencapai 34 medali emas. Kombinasi kekuatan ini
memastikan mereka meraih posisi Juara Umum 1, mencerminkan sinergi dan semangat
juang yang tinggi di antara para atlet.
Pj Bupati Sumedang, Yudia Ramli, secara resmi membuka acara
dengan pemukulan gong yang meriah, menandai dimulainya kejuaraan yang bertujuan
untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat sebagai bagian dari warisan
budaya Indonesia. Selain sebagai sarana peningkatan prestasi non-akademik,
kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahim antar pelajar dan
masyarakat serta upaya nyata dalam membentuk kualitas pribadi generasi muda.
Pelatih Kepala Aris Setiawan, menyampaikan rasa syukurnya
yang tak terhingga “Kami sangat bangga dengan pencapaian luar biasa yang diraih
oleh para atlet kami, yang telah berlatih dengan dedikasi tinggi hingga
berhasil meraih gelar Juara Umum. Kami juga merasa terhormat karena sertifikat
kejuaraan kali ini ditandatangani langsung oleh Bapak Mayjen TNI Purn H. Eddie
Marzuki Nalapraya. Beliau adalah salah satu tokoh terkemuka dalam olahraga
Indonesia, yang dikenal sebagai ‘Bapak Pencak Silat Dunia’ sekaligus Pembina PB
IPSI karena kontribusinya yang sangat berarti bagi pencak silat, beladiri
asli dan kebanggaan bangsa kita.”
Hal senada juga disampaikan pelatih tanding putra Mas Nico
Sandya Pramoda “Kami sangat puas dengan performa para atlet kami, yang berhasil
mengaplikasikan hasil latihan mereka dengan baik dan melaksanakan strategi yang
telah diberikan oleh pelatih. Kami memanfaatkan momen ini sebaik mungkin
sebagai persiapan tim kami menuju Kejuaraan Krida SH Terate DKI Jakarta, yang
akan dilanjutkan ke Kejuaraan Krida Internasional Persaudaraan Setia Hati
Terate di Padepokan Agung Pusat Madiun mendatang.”
Keberhasilan Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jakarta
Barat ini tentunya merupakan momentum yang sangat penting, tidak hanya untuk
memotivasi atlet lainnya agar terus berprestasi, tetapi juga berperan besar
dalam upaya melestarikan dan mengembangkan pencak silat di seluruh Indonesia.
Prestasi ini menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang tak kenal lelah dari
seluruh tim. Lebih dari itu, Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Jakarta
Barat dengan penuh kebanggaan telah berhasil mengibarkan panji-panji kebesarannya
di Provinsi Jawa Barat, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pelopor
dalam dunia pencak silat dan memberikan dorongan semangat kepada masyarakat
pencak silat di seluruh pelosok negeri.
(Nas/JurnalisTerate)
